Persamaan kuadrat adalah salah satu materi utama dalam matematika kelas 9 SMP yang wajib kamu kuasai. Topik ini tidak hanya sering muncul di ujian, tetapi juga punya aplikasi nyata dalam kehidupan, seperti menghitung lintasan bola atau luas maksimum suatu bidang. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian persamaan kuadrat, rumus yang digunakan, berbagai cara penyelesaian, serta contoh soal lengkap dengan pembahasan. Dengan panduan ini, kamu akan lebih percaya diri menghadapi soal-soal persamaan kuadrat. Yuk, simak sampai selesai!
Pengertian Persamaan Kuadrat
Persamaan kuadrat adalah persamaan matematika dengan variabel berpangkat tertinggi dua. Bentuk umumnya ditulis sebagai ax² + bx + c = 0, di mana:
- a: koefisien x² (tidak boleh nol, karena jika a = 0, persamaan jadi linear).
- b: koefisien x.
- c: konstanta.
Contoh persamaan kuadrat:
- x² + 5x + 6 = 0
- 2x² – 3x + 1 = 0
- -x² + 4 = 0
Solusi dari persamaan ini disebut akar-akar persamaan kuadrat, yaitu nilai x yang membuat persamaan bernilai nol. Di kelas 9 SMP, kamu akan belajar menemukan akar-akar ini dengan beberapa metode yang akan kita bahas nanti.
Karakteristik Persamaan Kuadrat
Sebelum menyelesaikan persamaan kuadrat, penting untuk memahami karakteristiknya:
- Akar-Akar Persamaan
- Persamaan kuadrat bisa memiliki dua akar, satu akar, atau tidak ada akar real, tergantung pada nilai diskriminan.
- Diskriminan (D)
- Rumus: D = b² – 4ac.
- Makna:
- D > 0: Dua akar real berbeda.
- D = 0: Satu akar real (kembar).
- D < 0: Tidak ada akar real (akar imajiner).
- Grafik Parabola
- Persamaan kuadrat digambarkan sebagai parabola pada koordinat Kartesius.
- Jika a > 0, parabola membuka ke atas.
- Jika a < 0, parabola membuka ke bawah.
Memahami karakteristik ini membantu kamu memprediksi solusi sebelum menghitung.
Rumus Persamaan Kuadrat
- -b: lawan dari koefisien x.
- √(b² – 4ac): akar diskriminan.
- 2a: dua kali koefisien x².
Selain itu, ada hubungan akar-akar:
- Jumlah akar: x₁ + x₂ = -b/a.
- Hasil kali akar: x₁ × x₂ = c/a.
Rumus ini sangat powerful karena bisa digunakan untuk semua jenis persamaan kuadrat, apa pun nilai a, b, dan c-nya.
Cara Penyelesaian Persamaan Kuadrat
Ada tiga metode utama untuk menyelesaikan persamaan kuadrat. Berikut penjelasan dan langkah-langkahnya:
1. Pemfaktoran
- Ubah persamaan ke bentuk ax² + bx + c = 0.
- Cari dua bilangan yang jika dikalikan sama dengan a × c dan dijumlahkan sama dengan b.
- Tulis dalam bentuk faktor (px + q)(rx + s) = 0.
- Equalkan setiap faktor dengan nol, lalu selesaikan.
2. Melengkapkan Kuadrat
- Pindahkan konstanta ke ruas kanan.
- Bagi semua suku dengan koefisien x² jika ≠ 1.
- Tambahkan (b/2)² ke kedua ruas untuk melengkapkan kuadrat.
- Selesaikan dengan akar kuadrat.
3. Rumus ABC
- Identifikasi nilai a, b, dan c.
- Hitung diskriminan: D = b² – 4ac.
- Masukkan ke rumus: x = [-b ± √D] / (2a).
- Sederhanakan hasilnya.
Pilih metode sesuai soal: pemfaktoran untuk yang mudah difaktor, melengkapkan kuadrat untuk bentuk tertentu, dan rumus ABC untuk yang kompleks.
Contoh Soal dan Pembahasan
Berikut adalah contoh soal persamaan kuadrat dengan berbagai metode penyelesaian:
Contoh Soal 1: Pemfaktoran
- Cari dua bilangan: 2 × 3 = 6, 2 + 3 = 5.
- Faktorkan: (x + 2)(x + 3) = 0.
- Equalkan: x + 2 = 0 → x = -2; x + 3 = 0 → x = -3.
- Akar: x = -2 atau x = -3.
Contoh Soal 2: Melengkapkan Kuadrat
- Pindahkan 5: x² – 6x = -5.
- Lengkapkan kuadrat: Tambah (-6/2)² = 9 ke kedua ruas → x² – 6x + 9 = -5 + 9.
- Sederhanakan: (x – 3)² = 4.
- Akar kuadrat: x – 3 = ±2 → x – 3 = 2 atau x – 3 = -2.
- Selesaikan: x = 5 atau x = 1.
- Akar: x = 5 atau x = 1.
Contoh Soal 3: Rumus ABC (D > 0)
- a = 2, b = 3, c = -2.
- Diskriminan: D = 3² – 4 × 2 × (-2) = 9 + 16 = 25.
- Rumus: x = [-3 ± √25] / (2 × 2) = [-3 ± 5] / 4.
- x₁ = (-3 + 5) / 4 = 2 / 4 = ½.
- x₂ = (-3 – 5) / 4 = -8 / 4 = -2.
- Akar: x = ½ atau x = -2.
Contoh Soal 4: Rumus ABC (D = 0)
- a = 1, b = -4, c = 4.
- Diskriminan: D = (-4)² – 4 × 1 × 4 = 16 – 16 = 0.
- Rumus: x = [-(-4) ± √0] / (2 × 1) = [4 ± 0] / 2 = 4 / 2 = 2.
- Akar: x = 2 (akar kembar).
Contoh Soal 5: Rumus ABC (D < 0)
- a = 1, b = 2, c = 5.
- Diskriminan: D = 2² – 4 × 1 × 5 = 4 – 20 = -16.
- Karena D < 0, tidak ada akar real.
Contoh Soal 6: Aplikasi Kehidupan Nyata
- Persamaan: -5t² + 20t = 0.
- Faktorkan: -5t (t – 4) = 0.
- Equalkan: -5t = 0 → t = 0; t – 4 = 0 → t = 4.
- Makna: Bola menyentuh tanah pada t = 0 (awal) dan t = 4 detik.
Contoh Soal 7: Pemfaktoran Kompleks
- Cari bilangan: 3 × (-6) = -18, bilangan yang jumlahnya -7 adalah -9 dan 2.
- Faktorkan: (3x + 2)(x – 3) = 0.
- Equalkan: 3x + 2 = 0 → x = -2/3; x – 3 = 0 → x = 3.
- Akar: x = -2/3 atau x = 3.
Tips Belajar Persamaan Kuadrat
Agar mahir menyelesaikan persamaan kuadrat, ikuti tips berikut:
- Hafal Rumus ABC: Ini adalah senjata utama untuk semua kasus.
- Latihan Beragam Soal: Coba pemfaktoran, melengkapkan kuadrat, dan rumus ABC.
- Pahami Diskriminan: Prediksi jenis akar sebelum menghitung.
- Gunakan Grafik: Gambar parabola untuk memahami akar secara visual.
- Cek Jawaban: Substitusi akar ke persamaan awal untuk verifikasi.
Posting Komentar untuk "Persamaan Kuadrat: Pengertian, Rumus, Cara Penyelesaian, dan Contoh Soal – Matematika Kelas 9 SMP"